Kartunet terus berkomitmen untuk menghadirkan platform yang tidak hanya informatif, tetapi juga benar-benar dapat diakses oleh seluruh lapisan komunitas disabilitas di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen itu, kami dengan bangga memperkenalkan pembaruan besar pada Avika — asisten virtual berbasis WhatsApp Kartunet — khususnya pada fitur pengiriman naskah dari para penulis kontributor. Pembaruan yang kami sebut sebagai Avika 2.0 Sistem Pengiriman Naskah ini membawa serangkaian inovasi yang dirancang khusus agar lebih intuitif, lebih aman, dan lebih ramah bagi pengguna tunanetra maupun penulis dengan berbagai latar belakang.
Latar Belakang: Mengapa Sistem Pengiriman Naskah Perlu Diperbarui?
Sebelumnya, penulis yang ingin berkontribusi artikel ke Kartunet melalui WhatsApp Avika memiliki keterbatasan yang cukup signifikan. Dokumen yang dikirim, seperti file Word (.docx) atau PDF, langsung tersimpan otomatis sebagai draf tanpa ada proses pratinjau atau konfirmasi dari penulis. Artinya, jika ada kesalahan dalam isi tulisan — apalagi jika naskahnya merupakan hasil rekaman suara yang ditranskrip otomatis — tulisan tersebut sudah terlanjur masuk ke meja Redaksi tanpa sempat disunting terlebih dahulu oleh penulisnya sendiri.
Kondisi ini tidak ideal. Tim Redaksi Kartunet percaya bahwa keaslian dan kualitas tulisan harus dijaga sejak dari sumbernya — yaitu dari tangan penulisnya sendiri. Oleh karena itu, kami membangun ulang seluruh alur pengiriman naskah dari dasar, dengan filosofi baru: "Redaksi hanya menerima tulisan yang bersih, yang sudah dikonfirmasi, dan yang sudah disetujui oleh penulisnya sendiri."
"Saya ingin AI berfungsi untuk mengekstrak tulisan, lalu menampilkan dulu sebagai pratinjau ke pengguna sebelum kemudian dikirim. Redaksi hanya perlu menerima tulisan yang bersih dan sesuai dengan keinginan penulis. AI juga tidak boleh mengubah gaya bahasa dan isi tulisan — tugasnya hanya merapikan format, bukan menulis ulang."
— Dimas P. Muharam, Inisiator & co-founder Kartunet
Apa Saja yang Baru di Avika 2.0 untuk Fitur Kirim Naskah?
1. Pratinjau Wajib Sebelum Mengirim
Ini adalah perubahan paling fundamental. Kini, tidak ada satu pun naskah yang langsung masuk ke sistem Redaksi tanpa melewati tahap Pratinjau (Preview). Baik naskah yang diketik bertahap melalui chat, dikirim melalui rekaman suara, maupun diunggah dalam bentuk file dokumen — semuanya wajib melewati satu pintu yang sama: penulis harus melihat, meninjau, dan memberikan persetujuan sebelum naskah resmi dikirimkan.
2. AI Editor Hibrida yang Menjaga Keaslian Tulisan
Avika 2.0 menggunakan arsitektur AI Hibrida yang cerdas — menggabungkan model Llama 3.1 dari Cloudflare untuk naskah berukuran normal, dengan Gemini 2.5 Flash dari Google sebagai cadangan untuk naskah yang sangat panjang. Namun yang terpenting, AI Editor ini tidak mengubah gaya bahasa, makna, maupun pilihan kata asli penulis. Tugasnya semata-mata adalah membersihkan karakter sampah dari format dokumen (seperti kode markup RTF atau karakter aneh dari PDF) dan menyusun teks ke dalam format HTML yang bersih. Typo kecil yang disengaja pun dibiarkan utuh, karena itu adalah bagian dari suara autentik sang penulis.
3. Revisi Interaktif dengan Perintah Suara atau Teks
Di halaman Pratinjau, tersedia opsi Revisi dengan AI. Jika penulis merasa ada bagian yang perlu diperbaiki, cukup ketik instruksi dalam bahasa sehari-hari — misalnya, "Tolong ganti judulnya menjadi Perjalanan Inspiratif" atau "Buat kalimat pembuka paragraf pertama lebih santai." AI Editor akan memproses perintah tersebut dan menampilkan kembali Pratinjau naskah yang sudah diperbarui. Proses ini bisa diulang berkali-kali hingga penulis benar-benar puas.
4. Proteksi Anti-Spam dan Anti-Duplikasi Otomatis
Untuk melindungi Tim Redaksi, Avika 2.0 kini dilengkapi dua lapis proteksi otomatis: batas maksimal tiga naskah dalam antrean tinjauan per penulis, serta pendeteksi judul duplikat yang mencegah pengiriman ganda tidak disengaja.
5. Fitur Batal Kirim dan Hapus Draf
Jika penulis ingin menarik kembali naskah yang sudah terlanjur dikirim, kini bisa dilakukan langsung dari WhatsApp melalui menu Lihat Draft. Setelah konfirmasi, naskah akan dihapus secara permanen dari sistem Redaksi.
6. Panduan Panjang Tulisan untuk SEO
Setiap kali penulis mengirimkan potongan naskah, Avika secara otomatis menghitung jumlah kata dan memberikan saran ramah — apakah panjang naskah sudah ideal (minimal 500 kata) atau masih perlu ditambah. Ini hanyalah saran, bukan batasan.
Tutorial Lengkap: Cara Menggunakan Fitur Kirim Naskah di Avika (Menu 5)
Panduan berikut dirancang agar mudah dipahami oleh semua pengguna, termasuk yang menggunakan aplikasi pembaca layar (screen reader) seperti TalkBack di Android maupun VoiceOver di iPhone. Setiap langkah hanya memerlukan balasan berupa angka atau teks pendek yang ramah bagi navigasi screen reader.
Langkah Awal: Masuk ke Menu Kirim Naskah
- Buka WhatsApp dan kirim pesan ke nomor resmi Avika Kartunet.
- Ketik angka 99 untuk memunculkan Menu Utama, lalu ketik angka 5 untuk masuk ke fitur Kirim Naskah.
- Avika akan mendeteksi apakah nomor WhatsApp Anda sudah terdaftar sebagai penulis atau belum.
Bagian A: Pendaftaran Profil Penulis (Untuk Penulis Baru)
Jika nomor Anda belum terdaftar, Avika akan memandu Anda membuat profil penulis baru. Proses ini hanya dilakukan sekali dan seluruh langkahnya berjalan otomatis tanpa perlu mengisi formulir di website.
- Masukkan Alamat Email aktif Anda. Avika akan mengirimkan kode verifikasi OTP ke email tersebut.
- Masukkan Kode OTP 6 digit yang diterima di email (cek juga folder Spam jika tidak ada di Kotak Masuk).
- Ketik Nama Pena atau nama lengkap yang ingin ditampilkan di bawah setiap artikel Anda.
- Ketik Biografi Singkat (maksimal 2 kalimat) yang akan ditampilkan di profil dan di bawah setiap artikel Anda.
- Ketik Tautan LinkedIn atau media sosial Anda (opsional). Jika ingin melewati langkah ini, ketik tanda strip (-) atau kata LEWATI.
Setelah profil berhasil dibuat, Avika akan langsung mengajak Anda untuk mulai menulis naskah pertama Anda.
Bagian B: Tiga Cara Mengirimkan Naskah
Setelah masuk ke Menu Penulis, pilih angka 1 untuk Kirim Tulisan Baru. Anda akan diminta mengisi judul terlebih dahulu.
Cara 1: Menulis Langsung Melalui Chat (Teks Bertahap)
Cara ini paling cocok untuk penulis yang ingin mengetik naskahnya langsung dari WhatsApp, baik dari ponsel maupun komputer.
- Ketik Judul tulisan Anda, lalu kirim.
- Pilih Kategori dengan mengetik angka yang sesuai dari daftar yang Avika tampilkan.
- Mulailah mengirimkan isi tulisan. Anda bisa mengirimnya dalam beberapa pesan beruntun — misalnya satu pesan untuk satu paragraf atau satu bagian. Avika akan selalu membalas dengan konfirmasi:
"Teks tersimpan (Bagian ke-1). Jumlah kata saat ini: 120. Silakan kirim paragraf kelanjutannya..." - Setelah seluruh tulisan terkirim, ketik kata SELESAI untuk memberi tahu Avika bahwa naskah sudah lengkap.
- Avika akan memproses naskah Anda dengan AI dan menampilkan Pratinjau Naskah.
Cara 2: Mengirim Rekaman Suara (Voice Message)
Cara ini sangat membantu penulis yang lebih nyaman berbicara daripada mengetik, termasuk pengguna dengan hambatan motorik atau tunanetra yang ingin mendiktekan tulisannya secara lisan.
- Setelah tahap pemilihan Kategori, tekan tombol rekam di WhatsApp dan mulailah berbicara untuk mendiktekan isi tulisan Anda.
- Avika akan secara otomatis mentranskrip rekaman suara Anda menjadi teks, lalu menampilkan hasilnya:
"Avika mendengar: [teks hasil transkrip]" - Hasil transkrip tersebut langsung masuk ke dalam naskah dan dapat ditambah dengan rekaman atau teks susulan.
- Ketik SELESAI jika seluruh bagian sudah selesai direkam.
- Di tahap Pratinjau, gunakan opsi Revisi dengan AI jika ada kata yang salah hasil transkrip dan perlu diperbaiki.
Cara 3: Mengunggah File Dokumen
Cara ini paling praktis jika naskah sudah ditulis sebelumnya di perangkat lain dalam format Word, PDF, atau teks biasa.
- Pastikan Anda sudah masuk ke fitur Kirim Naskah (Menu 5) dan Avika sudah mengenal Anda sebagai penulis terdaftar.
- Di WhatsApp, lampirkan file dokumen Anda. Format yang didukung: .docx (Microsoft Word), .doc, .pdf, .txt, dan .rtf.
- Avika akan mengekstrak seluruh teks dari dokumen tersebut. Catatan: file asli Anda tidak disimpan di server Kartunet — hanya teksnya yang diproses, sehingga privasi Anda tetap terjaga.
- Avika akan menampilkan judul sementara yang terdeteksi dari nama file atau kalimat pertama dokumen, lalu meminta Anda memilih Kategori.
- Setelah memilih kategori, Avika langsung menampilkan Pratinjau Naskah untuk ditinjau sebelum dikirim ke Redaksi.
Bagian C: Pratinjau Naskah dan Konfirmasi Pengiriman
Setelah naskah selesai ditulis atau diunggah melalui cara mana pun, Avika akan selalu menampilkan halaman Pratinjau Naskah yang berisi:
- Judul naskah
- Kategori yang dipilih
- Cuplikan isi naskah (250 karakter pertama)
- Jumlah kata dan tips SEO (apakah sudah mencapai minimal 500 kata atau belum)
Dari halaman ini, Anda memiliki tiga pilihan:
- Ketik 1 — KIRIM KE REDAKSI. Naskah akan langsung masuk ke meja Redaksi Kartunet dengan status Draf untuk ditinjau sebelum ditayangkan.
- Ketik 2 — REVISI DENGAN AI. Anda akan diminta mengetik atau merekam instruksi revisi. Contoh: "Ganti judulnya jadi Kisah dari Balik Keheningan" atau "Persingkat paragraf ketiga." AI akan memproses dan menampilkan ulang pratinjau.
- Ketik 0 — BATAL. Sesi penulisan dibatalkan tanpa menyimpan apa pun.
Bagian D: Melihat dan Mengelola Draft Naskah
Setelah naskah terkirim ke Redaksi, Anda bisa memantau statusnya kapan saja.
- Dari Menu Penulis, ketik angka 3 untuk masuk ke Lihat Draft dan Status Tulisan.
- Avika akan menampilkan daftar naskah Anda yang masih berstatus Draf, Sedang Ditinjau (Review), atau Terjadwal Terbit.
- Jika ada lebih dari satu draf, ketik 2 untuk melihat naskah berikutnya dan 1 untuk kembali ke naskah sebelumnya.
- Jika ingin membatalkan pengiriman sebuah draf, ketik 3 saat melihat draf tersebut. Avika akan meminta konfirmasi:
"Apakah kamu yakin ingin menghapus draf berjudul [Judul]? Tindakan ini permanen dan tidak bisa dikembalikan."
Ketik 1 untuk konfirmasi hapus, atau 0 untuk membatalkan. - Ketik 0 kapan saja untuk kembali ke Menu Penulis.
Tips Aksesibilitas untuk Pengguna Screen Reader
- Navigasi angka tunggal: Semua pilihan di setiap langkah menggunakan angka tunggal (1, 2, 3, 0) sehingga mudah dijangkau dengan satu ketukan tanpa perlu menelusuri banyak teks.
- Kata kunci universal: Ketik angka 99 kapan saja untuk kembali ke Menu Utama Avika dan memulai sesi baru.
- Lewati langkah opsional: Untuk field yang tidak wajib diisi (seperti media sosial saat mendaftar atau saat mengedit profil), cukup ketik tanda strip (-) atau kata LEWATI untuk melanjutkan ke langkah berikutnya tanpa mengubah data yang sudah ada.
- Pesan konfirmasi selalu ada: Setiap aksi penting — dari menyimpan paragraf, memilih kategori, hingga menghapus draf — selalu diikuti pesan konfirmasi dari Avika agar Anda tahu bahwa tindakan Anda berhasil diproses.
- Tidak ada batas waktu: Sesi penulisan tidak akan berakhir karena timeout. Anda bisa mengirimkan naskah secara bertahap, bahkan jika ada jeda panjang di antara pengiriman paragraf.
Mendukung Aksesibilitas sebagai Prioritas Utama
Seluruh alur di atas dirancang dengan mempertimbangkan pengguna tunanetra yang mengandalkan pembaca layar. Teks panduan di setiap langkah dibuat singkat, jelas, dan bebas dari karakter-karakter yang membingungkan ketika dibacakan secara verbal. Tidak ada huruf kapital acak, tidak ada simbol dekoratif yang mengganggu, dan tidak ada formulir berbasis browser yang memerlukan navigasi kompleks.
Kartunet percaya bahwa teknologi yang baik adalah teknologi yang dapat digunakan oleh semua orang tanpa terkecuali — termasuk para penulis dengan disabilitas visual yang ingin menyuarakan pengalamannya kepada dunia.
Mulai Berkontribusi Sekarang
Fitur pengiriman naskah baru via Avika 2.0 sudah dapat langsung digunakan oleh seluruh pengguna terdaftar Kartunet. Cukup buka WhatsApp, kirim pesan ke nomor resmi Avika di +6285591169006 atau klik tautan kartunet.com/avika, dan ketik angka 5 untuk memulai perjalanan menulis Anda bersama komunitas Kartunet.
Kami mengundang seluruh pembaca dan komunitas untuk mencoba fitur ini dan berbagi tulisan, pengalaman, serta inspirasi bersama Kartunet. Karena di sini, setiap suara penting.

