Sejarah Pengembangan Aplikasi Pembaca Layar untuk Tunanetra
- Penulis
- akselerasi
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 4 menit baca
- Jumlah pembaca
- 4 kali dibaca
Kategori: Teknologi Inklusif
- Awal Mula (1970-an - 1980-an)
- 1976: Telesensory Systems, Inc. (TSI) mengembangkan Optacon, sebuah perangkat yang memungkinkan tunanetra membaca teks cetak dengan mengubah huruf menjadi pola getaran yang dapat dirasakan dengan jari.
- 1986: Jim Thatcher, seorang insinyur IBM, mengembangkan Screen Reader/2 (SR2) untuk sistem operasi OS/2 IBM, yang menjadi salah satu pembaca layar awal untuk komputer pribadi.
- Perkembangan Lanjutan (1990-an)
- 1995: Freedom Scientific meluncurkan JAWS (Job Access With Speech), yang kemudian menjadi salah satu pembaca layar paling populer di dunia.
- 1999: Dolphin Computer Access merilis Supernova, yang tidak hanya berfungsi sebagai pembaca layar tetapi juga memiliki fitur pembesaran layar.
- Era Modern (2000-an - Sekarang)
- 2001: Apple memperkenalkan VoiceOver, pembaca layar yang terintegrasi dalam sistem operasi Mac OS X.
- 2009: Apple memperluas VoiceOver ke iOS, membuat iPhone menjadi salah satu perangkat mobile pertama yang memiliki pembaca layar bawaan.
- 2009: Google meluncurkan TalkBack, pembaca layar untuk perangkat Android.
- 2010: Microsoft memperkenalkan Narrator, pembaca layar bawaan untuk Windows, yang terus diperbarui dan ditingkatkan dalam versi Windows berikutnya.
- Integrasi dengan teknologi AI untuk peningkatan pengenalan teks dan objek.
- Dukungan multibahasa yang lebih baik.
- Peningkatan aksesibilitas dalam aplikasi dan perangkat lunak mainstream, termasuk aplikasi media sosial, perbankan, dan produktivitas.
- Jim Thatcher - "Screen Reader/2": Merupakan salah satu pengembangan awal untuk pembaca layar pada sistem operasi IBM OS/2.
- Thatcher, J. "Screen Reader/2: Access to OS/2 and DOS Applications," IBM Technical Disclosure Bulletin, 1986.
- Freedom Scientific - "JAWS for Windows": Merupakan salah satu pembaca layar paling populer yang pertama kali diluncurkan pada tahun 1995.
- Freedom Scientific. "History of JAWS for Windows," Freedom Scientific website, https://www.freedomscientific.com/.
- Dolphin Computer Access - "Supernova": Pembaca layar dan pembesar layar yang dirilis pada tahun 1999.
- Dolphin Computer Access. "Our History," Dolphin website, https://yourdolphin.com/.
- Apple VoiceOver: Pembaca layar yang diperkenalkan pertama kali untuk Mac OS X pada tahun 2001 dan untuk iOS pada tahun 2009.
- Apple Inc. "Accessibility - VoiceOver," Apple website, https://www.apple.com/accessibility/voiceover/.
- Google TalkBack: Pembaca layar untuk perangkat Android yang diluncurkan pada tahun 2009.
- Google Accessibility. "TalkBack," Google website, https://support.google.com/accessibility/android/answer/6283677?hl=en.
- Microsoft Narrator: Pembaca layar bawaan untuk Windows yang pertama kali diperkenalkan pada Windows 2000.
- Microsoft. "Use Narrator to read and write email, browse the internet, and work with documents," Microsoft website, https://support.microsoft.com/en-us/windows/use-narrator-to-read-and-write-email-browse-the-internet-and-work-with-documents-d50dba5d-e380-7cd9-d6a4-4c4e3a45c367.
- National Federation of the Blind: Informasi tentang berbagai teknologi aksesibilitas dan pembaca layar untuk tunanetra.
- National Federation of the Blind. "Technology," NFB website, https://www.nfb.org/programs-services/technology.
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.