Ini Mobil yang Kelak dapat Digunakan Pengguna Kursi Roda
- Penulis
- Dimas P. Muharam
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 5 kali dibaca
Kategori: Teknologi Inklusif
Tag: mobil aksesibel
Jakarta, Kartunet - Bepergian secara mandiri adalah keinginan dari tiap orang meski tak semua mendapatkannya. Untuk penyandang disabilitas mobilitas, seperti para tunadaksa pengguna kursi roda, hal itu masih terasa sulit karena desain kendaraan yang tak sesuai untuk mereka. Namun, seriing perkembangan teknologi, sedang dikembangkan mobil yang kelak dapat dikendarai oleh mereka.
Kenguru adalah sebuah mobil yang diciptakan untuk dikendarai satu orang saja, dan mobil ini secara brilian dirancang untuk membantu orang - orang yang tidak dapat berjalan dengan kedua kakinya untuk dapat berpergian lebih jauh. Para penyandang disabilitas fisik yang harus duduk dikursi roda hanya perlu masuk kedalam kendaraan ini, dan mereka langsung dapat berkendara kemanapun dengan mudah.
Para penyandang disabilitas tidak perlu naik, dan turun dari kursi rodanya ketika ingin mengendarai mobil Kenguru. Mereka cukup menggunakan kursi roda mereka untuk masuk kedalam mobil dan langsung berkendara.
Kenguru adalah mobil yang didesain khusus untuk para penyandang disabilitas, Saat ini masih banyak tes yang dilakukan untuk memastikan agar mobil ini benar - benar aman. Diharapkan dalam beberapa tahun kedepan mobil ini akan berkembang lebih baik lagi, dan dapat membantu para penyandang disabilitas fisik untuk meningkatkan mobilitas mereka.
Saat ini sudah mulai marak digunakan sepeda motor modifikasi yang digunakan oleh para tunadaksa. Mudah-mudahan apabila mobil Kenguru ini dapat diproduksi secara masal dengan harga yang lebih murah pula, dapat lebih menjamin keamanan dibanding sepeda motor modifikasi yang belum terstandarisasi.(DPM)
sumber: 757 blog
Tentang Penulis
Editor-in-chief Kartunet.com. Hobi baca, menulis, dan mendengarkan audiobook.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.