Puisi: Derita dan Senyuman Israa Jabis
- Penulis
- nurulrahmah
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 4 kali dibaca
Kategori: KARFIKSI
Di balik tirai derita,
Kau lahir ke dunia.
Di tengah angkara,
Kau tumbuh kuat.
Berjumpa dengan Sang Pujaan Hati,
Namun apalah daya
Takdir berkata pisah.
Jarak dan waktu menjauhkanmu dari kekasihmu.
Anak menjerit dan menangis,
Meminta sang ayah kembali.
Kau menangis pahit,
Dengan hati terpaut pada sang kekasih.
Namun kau tetap berdiri.
Kau terbakar di perjalanan pulang.
Tubuhmu pedih, hancur dan remuk.
Tanpa ampun, kau diseret dengan harus menanggung malu.
Menggigil dan sakit, tubuhmu dijatuhkan ke dalam jeruji.
Pakaianmu tiada, tubuhmu terluka.
Hanya jeritan dan tangisan tak berdaya,
Tapi tirani itu tetap menghukummu tanpa belas kasih.
Bertahun-tahun deritamu,
Tapi kau tetap bersabar.
Kauhibur dirimu bersama para nara pidana.
Membuat kelakar walau di antara derai air mata.
Kau coba meraih bintang,
Meski hanya berbaring tertelentang.
Kau coba gapai bulan,
Dengan tubuhmu yang cacat.
Dalam sujud, kau setia menanti
Kebebasanmu yang telah lama ditunggu.
Hingga akhirnya penantian usai jua.
Kau bebas, dengan syukur mengalir di bibirmu.
Tertatih, kau coba bangkit.
Merangkak dan berdiri lagi.
Kembali bersua dengan orang terkasih,
Walau dalam bayang-bayang rasa sakit.
Semuanya kau terima
Dengan segenap ketulusan jiwa.
Israa Jaabis, ikon ketabahan tahanan perempuan Palestina,
Wanita tangguh, meski dalam derita.
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.