Skip to Main Content

Penyandang Disabilitas Kulonprogo Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Ilustrasi artikel: Penyandang Disabilitas Kulonprogo Ikuti Pelatihan Kewirausahaan tentang Info & Peluang
Ilustrasi artikel: Penyandang Disabilitas Kulonprogo Ikuti Pelatihan Kewirausahaan tentang Info & Peluang
Published date
Estimated reading time
2 min read
Views count
24 kali dibaca
WhatsApp X

Category: Info & Peluang

Jakarta, Kartunet - Menjadi entrepreneur atau wirausaha adalah salah satu solusi yang dapat ditempuh penyandang disabilitas untuk mengentaskan kemiskinan. Hal ini disadari oleh sebuah lembaga bernama BisnisUKM.com dengan mengadakan pelatihan kewirausahaan untuk penyandang disabilitas di Kecamatan Naggulan, KulonProgo Yogyakarta (27-10). Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari (27 - 29 Oktober 2014) ini dihadiri oleh 35 orang penyandang disabilitas atau keluarganya.

Sebagai mitra, digandeng Pusat Rehabilitasi Yakkum Jogja yang cakupan kerjany termasuk daerah Kulonprogo. Dari pelatihan ini diharapkan peserta memiliki pengetahuan memadai mengenai konsep-konsep kewirausahaan. Maka sebagai trainer, hadir bapak Rahmatniwa, SKM dari BisnisUKM.com Sektor wirausaha dipilih karena kondisi ekonomi keluarga penyandang disabilitas yang yang cenderung lebih miskin.

Maka, membuat penyandang disabilitas atau keluarga agar lebih mandiri menjadi suatu prioritas utama. Pelatihan yang berlangsung tiga hari ini dibagi menjadi tiga sesi materi. Hari pertama Bapak Rahmatniwa, SKM menitikberatkan pada pengetahuan tentang awal menjalankan sebuah usaha atau bisnis. Dalam hal ini pelaku usaha harus peka terhadap masalah yang ada pada konsumen dan memberikan solusi yang tepat.

Solusi yang diberikan berbentuk ide bisnis yang dituangkan menjadi produk usaha yang ditawarkan. Di hari kedua, beliau secara lebih dalam menjelaskan lebih lanjut tentang siapa konsumen, apa jenis usaha dan produk yang ditawarkan, serta bagaimana mendistribusikan dan memasarkan produk. Di hari terakhir, bahasan berlanjut pada bagaimana merencanakan sumber daya apa saja yang dibutuhkan untuk melangsungkan aktivitas bisnis.

Oleh trainer juga dijelaskan tentang mitra usaha yang dapat mendukung usaha pelaku bisnis. Di akhir sesi, seluruh peserta diajak untuk berperan aktif dalam membuat aktivitas usaha dan perhitungan biaya usaha yang akan dijalankan. Sehingga peserta mengetahui dari awal apakah rencana bisnis yang dibuat berpotensi menghasilkan untung atau rugi. Pelatihan kewirausahaan ini diharapkan dapat memberi bekal bagi peserta penyandang disabilitas dan keluarga untuk memulai usaha secara matang agar mampu bersaing dengan baik pada pasar yang ada.

Karena dengan berwirausaha, minimal dapat menjadi solusi untuk masalah kemiskinan yang dihadapi oleh dirinya dan keluarga.(DPM) sumber: Bisnis UKM

Browse other interesting articles in the topics of lokasi and pelatihan.

Contribute to Kartunet: Have a story, opinion, or interesting experience regarding disability and inclusion? We would love to publish your work! You can submit your writing easily and read the complete guidelines on the Write for Us page.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.

Chat Avika