Lompat ke Konten Utama

Dana untuk Disabilitas kok dicuri? dan kenapa kami dipersulit?

Penulis
tyaseta
Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
4 kali dibaca
WhatsApp XFacebook

Kategori: Opini

Kelompok disabilitas yakni Bandung Independent Leaving Center (Bilic), PPDI dari Nusa Tenggara Barat (NTB), LK3AD dari NTB, HWDI dari Makassar dan Lombok Tengah, SAPDA dari Yogyakarta, serta Yayasan Mitra dari Jakarta menyampaikan kepada KPK mengenai dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan fasilitas bantuan bagi kalangan disabilitas.

Hal ini membuat KPK terkaget.

Yuyun Yuningsih seorang Direktur Utama di Bilic mengatakan bahwa ada indikasi tindak pidana korupsi terkait sejumlah program pemerintah untuk kaum disabilitas. Salah satunya, adalah program pemerintah yang memberikan bantuan Rp 300.000 per bulan bagi setiap penyandang cacat kategori berat.

Seharusnya uang bantuan diberikan setiap bulan, akan tetapi uang bantuan justru dibagi-bagikan setiap tiga bulan.

Selain itu, ada pemotongan dana yang diduga dilakukan dinas sosial.

Bukan hanya itu, Yuyun dan kawan-kawan juga melaporkan persoalan terkait program bantuan lainnya, termasuk bantuan sosial dari sejumlah kementerian.

Padahal, jumlah disabilitas di Indonesia menurut WHO sebesar 12-14 persen. Lebih-lebih, penyandang disabilitas kini sebagiannya menderita karena tidak sungguh-sungguh diperhatikan oleh pihak berwenang.

Sumber :
Facebooknya sdr Bagus Utomo yang melink ke http://nasional.kompas.com/read/2014/06/10/1823538/KPK.Syok.Terima.Laporan.Korupsi.Dana.Fasilitas.untuk.Disabilitas.

Catatan :
Ya Allah ini, pantes faslitas untuk disabilitas hilang dan tidak ada, perhatian juga. Kemanakah lari empati? Uang kenapa membutakan?

Tentang Penulis

tyaseta

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Suka artikelnya?

Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.

WhatsApp XFacebook
  • Momen WWDC 2026 Bawa Siri AI Menjadi Mata Digital Tunanetra

    Tunanetra kini makin mandiri berkat inovasi Apple Intelligence dari WWDC 2026! Pelajari bagaimana fitur Visual Intelligence pada Siri AI bertindak layaknya "mata digital" yang bisa membacakan tagihan kafe hingga fitur keamanan privasi data yang ketat.

    Dimas P. Muharam
  • Bahaya Orang-Orang NPD di Sekitar Kita

    Pernahkah terpikir mengapa ada orang yang seolah selalu ingin jadi pusat tata surya kita? ,Fenomena ini bukan sekedar keegoisan biasa melainkan pertanda nyata dari Narcissistic Personality Disorder atau yang lumrah disebut NPD

    Jovi Fernando Setiawan

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.