Zaman sekarang, banyak sekali makanan yang berbahaya, untuk itulah, maka judul ini dibuat. Tipsnya sebenarnya sederhana, yakni dengan cukup mengenali, nah gimana tuh? -Apabila ada makanan yang warnanya mencolok, maka sudah bisa dipastikan mengandung zat pewarna (efek - : kanker) -Bila makanan kenyal atau adanya tanda-tanda gigitan yang kembali ke bentuk semula setelah makanan di gigit atau makanan mudah dipantulkan seperti memantulkan bola karet di tanah, maka ini mengandung boraks, biasanya terdapat pada bakso -Tahu putih yang terlalu keras dan tidak lembek berarti mengandung zat formalin -Adanya air yang menetes saat daging digantung, warna daging sudah tidak lagi merah, serat-serat di dalam daging menggelembung, harga jual yang lebih murah berarti ini adalah daging yang diisi air atau dikenal juga dengan daging gelonggong -Ayam yang berwarna putih bersih atau kalau warnanya biru berarti ayam toren (bekas mati), nila ayam mengeluarkan lendir atau air berarti pernah direndam dengan formalin -Ikan yang apabila ditekan lembek, insangnya berwarna merah tua atau matanya terlihat bening, maka itu adalah ikan basi atau berformalin -Kemasan makanan kaleng yang penyok akan mengubah konsentrasi yang dapat mengundang racun sebagai akibat adanya kandungan botulimun yang merupakan bahan dasar dari kosmetik -Warna snack yang mencolok atau tanggal produksinya yang kadaluarsa -Bungkusan makanan berupa plastik, styrofoam dan melamin yang apabila diisikan dengan bakso panas, soto panas, teh panas, dan makanan serta minuman serba panas dapat menyebabkan kanker -Proses pengasinan ikan dan penjemurannya yang apabila dilakukan kurang baik, bisa membentuk senyawa nitrosamin (bahan kristal yang tidak berwarna atau sedikit semu kuning, ini dapat berbentuk bubuk, butir-butir atau bongkahan dan tidak berbau, yang bisa menjadi pencetus aktifnya virus Epstein-Barr yang dapat menjadi penyebab kanker nosafaring atau kanker tenggorokan atau THT) Daftar Pustaka : Eka, Resya.
Rahasia mengetahui makanan berbahaya. Jakarta : Titik Media Publisher Catatan : Berhati-hatilah, mari menjaga diri dengan sesuatu yang sehat.

