Lompat ke Konten Utama

TANPA PERASAAN

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
15 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Aku merasa lelah, kau mempermainkanku tanpa perasaan. Aku juga manusia, punya hati dan perasaan. Kau memang sungguh kejam padaku. Datang bila membutuhkanku, lalu pergi tanpa permisi. Kau dulu sok perhatian padaku sok bersikap manis padaku. Akan tetapi, kau melukaiku tanpa perasaan, aku lalu yang disalahkan. Kau memang jahat, kau mempermainkanku seperti boneka. Jika, kau yang dilukai, aku yakin pasti tak akan terima. Aku terkadang merasa, kau terlalu egois. Kau selalu menyalahkanku tanpa perasaan, tetapi dirinya ingin selalu benar. Katakan saja jika sudah lelah denganku, bila sudah bosan denganku. Jangan menghilang tanpa kata tanpa penjelasan. Jika, kau memang menganggapku ada, aku bila berarti untukmu. Janganlah porak-porandakan hatiku tanpa perasaan seperti ini. Kuharap hilangkan segala kepura-puraan yang ada, dalam hatimu selama ini. Kuharap hilangkan segala kebohongan dan dusta, yang ada dalam hatimu selama ini.

Aku hanya orang biasa, yang suka berimajinasi.

Telusuri juga tulisan menarik lainnya dalam topik puisi.

Kontribusi Tulisan: Punya gagasan, cerita, atau pengalaman inspiratif seputar disabilitas dan inklusi? Kami sangat senang mempublikasikan karya Anda! Kirimkan tulisan Anda ke email redaksi@kartunet.com. Panduan pengiriman selengkapnya dapat Anda pelajari di halaman Panduan Menulis.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.