Rindu Ber-Tik-Tok
- Penulis
- nurulrahmah
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 3 kali dibaca
Kategori: KARFIKSI
Tik tok, tik tok.
Jam dinding mengusik lamunanku.
Tik tok, tik tok.
Tanpa henti seolah mengejekku.
Aku yang terbelenggu rindu.
Tik tok, tik tok.
Itulah suara hatiku.
Menyebut namamu setiap detik.
Tik tok, tik tok.
Mengapa hanya bayanganmu yang datang?
Bukankah aku membutuhkan ragamu?
Tik tok, tik tok.
Berisik, ceracau hatiku tak dapat berhenti.
Kadang memintamu datang, kadang meminta untuk diam.
Tik tok, tik tok.
Jam yang membosankan.
Sudah 24/7 aku memikirkanmu.
Tak mudah bagiku untuk lepas dari bayanganmu.
Tik tok, tik tok.
Dapatkah 24/7 itu kita habiskan bersama?
Aku lelah berangan.
Tik tok, tik tok.
Lagi-lagi tentang dirimu.
Aku malu pada jam dinding
Yang mengejarku seperti kucing mengejar tikus.
Tik tok, tik tok.
Aku tahu aku terburu waktu.
Tapi waktu tak pernah melambat atau menjadi cepat,
Padahal aku ingin segera bertemu denganmu.
Tik tok, tik tok.
Rindu ini ber tik tok, tik tok.
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.