Skip to Main Content

Memahami Retardasi Mental/Mental retardation (MR)

Ilustrasi artikel: Memahami Retardasi Mental/Mental retardation (MR) tentang Isu Disabilitas
Ilustrasi artikel: Memahami Retardasi Mental/Mental retardation (MR) tentang Isu Disabilitas
Author
tyaseta
Published date
Estimated reading time
2 min read
Views count
20 kali dibaca
WhatsApp X

Category: Isu Disabilitas

b.Pengertian Retardasi mental adalah keterlambatan yang mencakup rentang yang luas dalam perkembangan fungsi kognitif dan sosial (APA dalam Nevid, 2002). Kaplan (2002) berkata retardasi mental adalah suatu gangguan yang heterogen yang terdiri dari fungsi intelektual yang dibawah rata-rata dan gangguan dalam keterampilan adaptif yang ditemukan sebelum individu berusia 18 tahun.

c.Kriteria (APA; Robinson, Zigler dan Gallagher dalam Nevid, 2002) : 1.skor rendah pada tes IQ, 2.adanya bukti hendaya (gangguan) dalam melakukan tugas sehari-hari dibandingkan dengan orang lain yang seusia dalam lingkup budaya tertentu, 3.perkembangan gangguan terjadi sebelum usia 18 tahun. d.Tingkat retardasi mental (DSM IV TR Axis dalam Nevid, 2002) : 1.retardasi ringan (IQ 50-70), 2.retardasi sedang (IQ35-55), 3.retardasi berat (IQ 20-40), 4.retardasi parah (IQ < 20).

e.Faktor penyebab 1.biologis, 2.pemaparan pranatal dengan infeksi dan toksin, 3.trauma perinatal (prematur), 4.kondisi yang didapat, 5.psikososial, 6.budaya-keluarga. f.Penanganan 1.mengetahui riwayat anak, 2.wawancara psikiatrik, 3.pemeriksaan fisik, 4.pemeriksaan neurologis, 5.tes laboratorium, 6.pemeriksaan pendengaran dan pembicaraan, 7.pemeriksaan psikologis, 8.pelatihan yang tepat sesuai dengan tingkat retardasi dan kemampuan anak, 9.mengontrol perilaku destruktif (agresif) 10.adanya program harian dan pemeriksaan kesehatan dan psikologis anak yang teratur dan terstruktur, 11.pelatihan keterampilan sosial, 12.latihan keterampilan adaptif, 13.latihan kejuruan, 14.latihan memusatkan komunikasi dan usaha untuk meningkatkan kualitas hidup, 15.modifikasi perilaku anak, 16.konseling orang tua, 17.meningkatkan kompetensi dan pendidikan orang tua.

g.Daftar Pustaka : Kaplan, Harold I., Sadock, Benjamin J, Grebb, Jack A. (2002). Sinopsis psikiatri ilmu pengetahuan psikiatri klinis. Jakarta : Binarupa Aksara. Nevid, Jeffrey S., Rathus, Spencer A., Greene, Beverly. (2002). Psikologi abnormal jilid dua edisi kelima. Jakarta : Erlangga. sumber: http://tyaset4.blog.com/2010/02/mr/

Browse other interesting articles in the topics of psikologi, disabilitas umum, and disabilitas psikososial.

Contribute to Kartunet: Have a story, opinion, or interesting experience regarding disability and inclusion? We would love to publish your work! You can submit your writing easily and read the complete guidelines on the Write for Us page.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.

Chat Avika