Lompat ke Konten Utama

RENGGANG

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
7 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Dulu kita selalu dekat. Disetiap momen yang kita lakukan. Penuh dengan canda tawa dan rasa kebahagiaan. Kini semuanya telah berubah, dan hubungan kita menjadi renggang. Dulu kita saling menyapa, dengan penuh cinta. Dulu kita saling berbagi rasa, seperti sepasang saudara. Kini semua itu telah hilang. Suasana yang seperti dulu, kini telah tiada, kini telah menjadi renggang. Apalagi sekarang kita telah berjauhan. Tidak ada waktu untuk saling ketemuan. Tidak ada celah lagi, untuk memperbaiki sebuah kesalahan. Seiring berjalannya waktu, bukannya hubungan kita semakin membaik, yang ada semakin renggang. Dulu kita pernah berjanji, untuk selalu menjaga persahabatan ini. Namun, janji itu hanya omong kosong belaka. Yang pasti tidak ada nyatanya. Sebab, tidak ada hubungan di antara kita lagi, yang membuat hubungan kita semakin renggang.Aku hanya orang biasa. Yang suka berimajinasi.

Telusuri juga tulisan menarik lainnya dalam topik puisi, curahan hati, hubungan sosial, dan refleksi.

Kontribusi Tulisan: Punya gagasan, cerita, atau pengalaman inspiratif seputar disabilitas dan inklusi? Kami sangat senang mempublikasikan karya Anda! Kirimkan tulisan Anda ke email redaksi@kartunet.com. Panduan pengiriman selengkapnya dapat Anda pelajari di halaman Panduan Menulis.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.