Lompat ke Konten Utama

DUNIA MAYA

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
9 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Unduh Artikel PDF

Sekarang kita berjauhan, wahai sahabatku.
Tidak saling berdekatan seperti dulu.
Hanya bisa bertemu lewat dunia maya.
Rasanya aku ingin kembali, mengulang kebersamaan yang penuh kenangan.

Dulu kita selalu bercerita bersama.
Sambil menanti waktu senja, wahai sahabatku, yang tercinta.
Sekarang hanya bisa bercerita lewat dunia maya.
Dengan ponsel, yang dibatasi oleh jarak dan ruang.

Dulu kita saling bersapaan.
Dulu kita sering bertatapan.
Sekarang hanya bisa bersapaan, lewat dunia maya.
Dengan sosial media, yang kita miliki saja.

Kini aku merindukan.
Masa-masa yang kita lewati bersama.
Secara langsung, tidak lewat dunia maya.
Yang penuh tantangan, rintangan dan keseruan.

Tentang Penulis

linatunnisa

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Suka artikelnya?

Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.

WhatsApp X
  • Lembaran Kegelisahan Hari Ini, Kumpulan Puisi

    Empat puisi dalam Lembaran Kegelisahan Hari Ini membedah dinamika batin manusia dari sudut yang berbeda. Menambang Teori menyoroti pencarian pengetahuan, Telinga yang Gelisah mempertanyakan cara memahami realitas, Paradox Berdikari mengulas ketangguhan dan kemandirian, sedangkan Menyimpan Senyumanmu merekam jejak kenangan yang memberi kekuatan dalam menjalani kehidupan.

    Akbar Ariantono Putra
  • Merah Matahari #3

    Tidak semua keraguan lahir dari kebohongan atau pertengkaran. Kadang, ia datang diam-diam lewat jeda yang terlalu panjang, suara yang terdengar berbeda, atau perasaan ganjil yang tak bisa dijelaskan. Dan malam itu, Senja mulai merasakannya.

    fMahardini

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.