Olah Tubuh Pereda Stres
- Penulis
- HhendroUtomo
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 0 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Jakarta, Kartunet.com - Stres merupakan penyakit kasat mata yang kerap mempengaruhi pikiran dan berefek pada kondisi tubuh. Cari tahu segera mengenai stres di sini.
Wanita yang hidup di perkotaan bukan hanya khawatir dengan penyakit yang menyerang fisik. Depresi pun perlu diwaspadai seiring dengan aktivitas serta beban pikiran yang kian menumpuk. Sebenarnya sejauh mana stress mempengaruhi tubuh Anda dan apa solusinya?
Gejala Awal Stres:
- Otot tegang
- Degup jantung meningkat
- Tangan dingin dan berkeringat.
- Sakit kepala
- Rasa mual
- Nafsu makan meningkat atau menurun
- Emosi yang tak stabil
Banyak ahli medis menyarankan untuk melakukan olahraga agar terhindar dari stress dan depresi. Tidak percaya? Simak saja manfaat olah tubuh dalam mengusir stress berikut.
- Olah tubuh membantu membuka saluran peredaran darah yang tersumbat sehingga bekerja dengan baik.
- Olahraga membantu aliran darah ke otak menjadi lancer, memberi tambahan gula dan oksigen ketika Anda berpikir keras.
- Olahraga mampu melepaskan hormon endorphins yang memberikan rasa senang dan puas pada pikiran.
- Olahraga membuat Anda menjadi lebih sigap dan berpikir cepat. Baik saat pikiran dilanda pelbagai macam problema.
Olahraga Ringan Pereda Stres
- Coba tarik napas dan hembuskan kembali saat Anda gugup dengan kedua lengan diangkat kearah atas.
- Putarkan bagian atas tubuh ke kanan dan ke kiri untuk melancarkan kerja otot.
- Putarkan tungkai leher ke kanan dan kiri untuk melepaskan ketegangan dan kepenatan.
- Tanpa harus meninggalkan bangku, pertemukan kedua tangan di belakang tubuh sambil menarik dan menghembuskan napas dalam-dalam. Hendro
Editor: Putri Istiqomah Priyatna
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Tunas yang Belum Selesai Tumbuh: Memaknai Hari Kebangkitan Nasional 2026 dari perspektif disabilitas
Memaknai momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 dari perspektif disabilitas. Apa bangsa ini memang sudah bangkit dari keterpurukan di bidang pendidikan dan hak-hak perempuan disabilitas
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.