Olah raga dan Agama Islam
- Penulis
- tyaseta
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 1 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: pikiran, raga, Sehat jiwa
Dalam peradaban Islam, olah raga hanya terkait kepada substansi dan fungsinya. Ada 3 fungsi, yakni
1.Menjaga diri, membuat fisik kuat sehingga dapat membela diri dari serangan musuh
2.Media persiapan dan menguatkan untuk pasukan muslim dalam melakukan jihad di jalan Allah SWT dimana perang bukan hanya mengenai adu strategi namun diperlukan kelihaian dalam menggunakan senajata, kelincahan dalam berkuda, dan penguasaan panah yang bisa dikuasai dengan latihan secara rutin
3.menjaga kesehatan tubuh agar aliran darah lancar dan terjadi metabolisme yang seimbang
Selain tiga funsgi diatas, ada fungsi lain dari olah raga
Abu Hamid al-Ghazali bertutur "Setelah belajar, anak harus diizinkan berolahraga agar tidak bosan, melarang untuk berolahraga dan memaksakan terus belajar hanya akan mematikan hati dan mengikis kecerdasan"
Olah raga dalam Islam itu mengolah tubuh dan mengolah jiwa.
Pentingnya olah raga dalam Al Quran dan Al hadist
QS 82 : 7 yang artinya "Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan susunan tubuhmu seimbang"
QS 95 : 4 "Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya"
QS 2 : 247 "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa"
HR Bukhori "Dan sungguh atas badan kamu hak-hak yang wajin dipenuhi, maka penuhilah haknya"
HR Bukhori "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai oleh Allah SWT daripada mukmin lemah"
Fakta mengenai olahraga dalam Islam
-Olahraga dalam Islam berkait pada olah tubuh, pikiran dan jiwa
-Rasulullah SAW gemar berolahraga dan pernah adu lari cepat dengan Aisyah RA
_Rasul menggelar adu ketangkasan berkuda dengan Ali bin Abi Thalib
-Umar bin Khattab mengintrusikan supaya anak-anak diajari olahraga panah, renang, berkuda
-Perilaku sportif dalam olahraga dikait dengan moral yang tinggi dan perilaku teladan seperti kesatria, kepercayaan dan kemurahan hati
-Ketika Islam masuk di Spanyol, Sisilia, Istanbul dan bagian negara lain, olahraga ektrim yang membahayakan dilarang
-Pada zaman Rasulullah, olahraga gulat dikenal di kalangan pemuda, bahkan adan 2 tokoh yang pernah beradu gulat yakni Umar bin Khattab dan Khalid bin Walid
Sumber :Islam Digest, Republika. Minggu, 15 Juni 2014
Catatan : Apakah masih malas/tidak sempat berolah raga? Kita bisa melakukan olah raga ringan misalnya seperti berjalan kaki, atau olah raga sedang namun dengan melakukan gerak ringan yang bisa dilakukan sewaktu sibuk sekalipun yakni dengan jongkok dari keadaan berdiri sambil meluruskan kedua lenganj kedepan dan tidak menjinjitkan kaki saat turun yang bisa dilakukan semampunya dan bisa ditingkatkan frekuensinya sedikit-sedikit, Selamat berolah raga.
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.