Skip to Main Content

Kidung Gaza

Ilustrasi artikel: Kidung Gaza tentang KARFIKSI
Ilustrasi artikel: Kidung Gaza tentang KARFIKSI
Published date
Estimated reading time
1 min read
Views count
50 kali dibaca
WhatsApp X

Category: KARFIKSI

Berapa banyak lagi belati yang menghujam? Sampai kapan padik sayati relung jiwa? Bulir putih ini terlalu banyak yang terjatuh, Kadang membuat raga tak sanggup lagi untuk melaju. Tanpa disadari, napas kehidupan terus berjalan, Namun rasanya seperti melangkah menuju gerbang pintu larung yang dalam dan tiada akhir kedalamannya. Ya Allah. Tatkala pelangi terukir di bibirku, Sesungguhnya itu adalah kegetiran yang tersembunyi. Keindahan yang tampak justru menyimpan sejuta pahit di dalamnya. Jauh Tak terjangkau pandangan, Tak teraba dalam terang dan gelap. Ratusan purnama berlalu, Ribuan jam telah menjadi saksi Atas jatuhnya miliaran tetesan darah. Aku tak pernah tahu kapan akhirnya akan tiba. Ya Rabb, sudahi bilur ini.

Browse other interesting articles in the topics of religi, kesehatan mental, puisi, and curahan hati.

Contribute to Kartunet: Have a story, opinion, or interesting experience regarding disability and inclusion? We would love to publish your work! Submit your writing via email to redaksi@kartunet.com. You can read the complete guidelines on the Writing Guide page.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.

Chat Avika