Tips Traveling Pesawat untuk Disabilitas
- Penulis
- Dimas P. Muharam
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 4 menit baca
- Jumlah pembaca
- 1 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: pesawat terbang, wisata udara
- Pastikan untuk memilih posisi tempat duduk sesuai dengan kebutuhan Anda. Dapat dipertimbangkan untuk duduk dekat dengan gang kabin untuk memudahkan Anda saat ingin ke toilet pesawat. Sebaiknya hindari kursi pada jalur emergency/darurat karena biasanya penumpang yang duduk dekat jalur tersebut akan dimintai pertolongan oleh yang lain.
- Pastikan bahwa petugas pesawat mengetahui mengenai alat bantu yang Anda bawa seperti kursi roda atau tongkat putih. Komunikasikan mengenai tempat terbaik dan aman kepada mereka untuk menyimpan milik Anda tersebut selama perjalanan.
- Identifikasi hal-hal apa saja yang dapat Anda lakukan secara mandiri dan yang sekiranya memerlukan bantuan dari petugas pesawat. Apakah Anda dapat berpindah secara mandiri atau memerlukan alat bantu bergerak atau penanganan dari petugas pesawat?
- Pertimbangkan untuk menyewa jasa perawat jika kondisi kesehatan Anda tidak memungkinkan untuk bepergian sendiri.
- Isi penuh energi baterai pada alat-alat bantu Anda yang menggunakan baterai atau persiapkan power bank portable.
- Jika bepergian melintasi zona waktu yang berbeda, apakah jet lag mempengaruhi kondisi kesehatan Anda?
- Komunikasikan hal-hal yang pribadi kepada maskapai Anda seperti kekuatan tubuh untuk selalu duduk tegak, kemampuan berkomunikasi, masalah pendengaran, penglihatan, kesehatan, makanan yang perlu dipantang, dll.
- Ketika pesawat telah mendarat, jangan keluar dari pintu sebelum mendapati semua alat bantu Anda. Petugas pesawat akan tetap berada di dalam hingga semua penumpang turun, jadi tak perlu terburu-buru apabila keperluan Anda belum dikembalikan.
- Cukup penting jika selalu membawa obat-obatan pribadi, beserta data dokter dan nomor kontaknya selalu bersama Anda. Langkah ini dapat membantu petugas pesawat apabila mengalami gangguan kesehatan di tengah perjalanan.
- Ada baiknya juga selalu membawa fotokopi paspor, kartu identitas, kartu kredit, dll di tas bawaan Anda.
Tentang Penulis
Editor-in-chief Kartunet.com. Hobi baca, menulis, dan mendengarkan audiobook.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.