Tips Mudah Menjaga Kadar Gula Darah, Asam Urat, dan Kolesterol
- Penulis
- Dimas P. Muharam
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 4 menit baca
- Jumlah pembaca
- 5 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: asam urat, diabetes melitus, kolesterol, Lamido
Jakarta - Ada tiga hal dalam tubuhm anusia yang punya pengaruh besar bagi kesehatan yaitu kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Penting untuk mengetahui selalu tingkat kadar ketiga hal tersebut dengan alat cek darah yang dapat ditemukan di situs Lamido Indonesia. Nah, agar gula darah, asam urat, dan kolesterol Anda selalu stabil dalam aktivitas sehari-hari, simak tips berikut dari kami.
Gula Darah
Terlalu tinggi atau rendahnya kadar gula dalam tubuh mengakibatkan penyakit yang dinamakan Diabetes Melitus (DM). Sel-sel Pankreas yang menghasilkan Insulin tak bekerja dengan baik, maka kadar gula darah tak dapat dikendalikan secara alami. Penyakit tersebut dapat pula diakibatkan oleh faktor genetis atau keturunan. Ada anggapan jika ada anggota keluarga yang sudah terkena Diabetes Melitus sebelumnya, maka risiko ia terkena penyakit yang sama lebih besar.
Menurut penelitian, Diabetes Melitus belum dapat disembuhkan. Cara terbaik hanyalah dengan mengendalikan kadar gula dalam darah baik dengan upaya medis atau pola makan yang disesuaikan. Normalnya, kadar gula darah yaitu 140 mg/Dl. Upaya medis dengan suntik Insulin tak lain untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil pada angka tersebut.
Diabetes Melitus dapat berdampak sangat berbahaya bagi penderitanya sebab dapat menyebabkan disabilitas fisik. Akan tetapi, Anda tak perlu terlalu khawatir atau stress, sebab hal itu malah akan memperburuk kadar gula Anda. Berikut ada beberapa tips sederhana untuk membantu mengendalikan kadar gula dalam tubuh:
- Perhatikan berat tubuh. Kelebihan berat badan atau obesitas berpeluang mempertinggi risiko menderita Diabetes Melitus. Ada baiknya Anda menjaga berat badan ideal, selain untuk penampilan optimal, juga menjaga metabolisme dalam tubuh.
- Rutin berolahraga. Rajin berolahraga ikut membantu menjaga kadar gula darah. Aktivitas fisik mendorong glukosa diubah menjadi energi. Lakukan hal sederhana seperti berangkat ke kantor dengan sepeda atau gunakan tangga dibanding lift untuk gedung yang tak terlalu tinggi.
- Pola makan sehat. Usahakan untuk makan secara teratur yaitu tiga kali sehari dengan porsi cukup dan di antara makan besar itu diselingi dengan snack. Konsumsi pula buah-buahan berwarna terang seperti hijau, merah, dan orange, dan sayur-sayuran. Sebagai pengganti nasi, dapat konsumsi gandum atau beras merah. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa konsumsi kacang panjang dan tempe juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah.
- Hindari makanan yang mengandung Purin tinggi seperti Alkohol dan soda, melinjo dan emping, kacang-kacangan, daging kambing, jeroan dan lemak hewan, kerang-kerangan, bebek dan kalkun, dan es krim.
- Banyak minum air putih untuk membantu fungsi ginjal menyaring Asam Urat dalam darah.
- Konsumsi makanan dengan Potasium tinggi seperti Alpukat, Pisang, Sayuran dan Buah-buahan bervitamin C tinggi, serta susu dan yogurt.
- Rutin melakukan hubungan suami-istri, sebab aktivitas seksual dapat memperlancar produksi urin yang menurunkan kadar Asam Urat.
- Makan dengan porsi yang cukup dan teratur. Banyak konsumsi sayur serta buah-buahan sebagai pengganti konsumsi makanan berlemak. Baik pula konsumsi ikan-ikanan dan sarapan gandum.
- Ganti cemilan dengan kacang. Kacang-kacangan mengandung lemak tak jenuh cukup tinggi. Akan tetapi disebabkan kacang juga mengandung kalori, jadi batasi konsumsinya.
- Olahraga secara rutin. Tak perlu langsung melakukan olahraga dalam waktu lama, cukup lakukan 10 menit tiap hari dengan rutin. Baik juga untuk latihan ringan seperti berjalan kaki dan aerobik.
- Jangan stres. Ini kunci penting agar kolesterol Anda tidak meningkat drastis. Cobalah untuk selalu berfikir positif, sering lakukan relaksasi sederhana seperti mengambil nafas dalam-dalam dan pergerakan ringan.
Tentang Penulis
Editor-in-chief Kartunet.com. Hobi baca, menulis, dan mendengarkan audiobook.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.