Bagi sebagian besar tunanetra, terutama yang berdomisili di Indonesia, membedakan nilai mata uang kertas sangatlah sulit. Mungkin dikarenakan banyaknya jenis nilai mata uang, atau tidak adanya aturan tetap dalam ukuran pencetakan uang kertas, ataupun tingkat "kelecekan" yang sering melanda, membuat tunanetra sering salah ataupun tak pede untuk mengerti nilai mata uang Rupiah yang dipegang. Ini juga bisa menimbulkan kejahatan, misalnya: saat memberikan kembalian, supir angkutan umum, pedagang asongan, dan lain-lain sering "sengaja" salah karena mereka tahu bahwa tunanetra tidak bisa menghitung uang ditangan mereka dengan pasti, walaupun sudah banyak alat (teknologi) yang bisa membantu, tetapi tidak semua orang dapat mengaksesnya.
Berikut penulis jabarkan "tips menghitung uang kertas dan meminimalisir penipuan bagi tunanetra"
1. Saat menerima kembalian, susunlah uang kembalian dengan rapih
2. Agar terlihat lebih sopan (tidak menuduh), meinta izin kepada pedagang agar membantu kita menyusun uang, contoh: "Bang, tolong liatin uang, dong?"
3. Perlihatkan satu-persatu/lembar demi lembar uang yang kita check, contoh: "Kalau yang ini berapaan? terus ini berapa?"
4. Susun uang dengan rapih dan kelompokkan uang sesuai dengan nilainya, misal: 5 ribuan, 2 ribuan, 10 ribuan dst
5. Hitung jumlah uang yang dihitung apakah sesuai dengan "kembalian" yang seharusnya
6. Jika poin 5 sesuai, ucapkan terimakasih, jika tidak, lapor polisi! :P
Well, demikian tips menghitung uang kertas dan meminimalisir penipuan bagi tunanetra berdasarkan pengalaman penulis, semoga bisa memberi pencerahan. Bila kamu memiliki tip lain, yuk share pada kolom komentar!
Tips Menghitung Uang Kertas Dan Meminimalisir Penipuan Bagi Tunanetra
- Penulis
- riqo
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 7 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: tips & trik
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Reaksi Artikel
Bagikan respon Anda setelah membaca artikel ini.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Suka artikelnya?
Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.
Artikel Terkait
Artikel Paling Direkomendasikan Pembaca
Artikel terpopuler berdasarkan jumlah pembaca dan reaksi positif komunitas.
