Aku berdiri Pada tepi kesunyian hati Menatap sendu mentari Cahayanya menyilaukan mataku kini Aku mencari Sesosok diri yang ku rindui Separuh hati Yang menjadi belahan jiwa ini Pada hari itu Ku temukan kau di sudut sepi Tersenyum, Meski tak pernah kau lihat pagi Tidakkah kau takut Hidup dalam kegelapan? Tidakkah kau bosan Tinggal bersama warna hitam? Kau pun berkata dengan tenang, Sebab Tuhan masih di sana, Menjadi Pemilik dan Penolong bagi kita Bila dapat ku tanya Pada siapa hati itu kau labuhkan? Agar ku temukan arah, ke mana aku harus melangkah Mungkin hari ini, Ataukah esok. Kau akan tahu, Matahari telah terbit di hatiku Mungkin hari ini, Ataukah esok. Kau akan menjadi jawaban Dari setiap do'aku Mungkin hari ini, Ataukah esok. Tuhan mengizinkan kita tuk bersatu. Mungkin hari ini, Ataukah esok. Semua kisahmu kan kembali berganti menjadi titik dalam diri.
Sendiri..
- Penulis
- mulyatisholeha
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 9 kali dibaca
