Pernahkah kesana? Aku sih belum, semoga bisa kesana. Apa sih Pulau Moyo?
Pulau Moyo adalah sebuah pulau yang berada di Kabupaten Sumbawa, pulau ini memiliki potensi wisata bahari dan alam yang asli baik flora maupun fauna.
Wisata baharinya adalah lukisan senja saat matahari menerpa laut yang indah dan romantis dinikmati bersama pasangan, hamparan terumbu karang yang memiliki area untuk snorkling dan diving/menyelam.
Untuk berwisata disana, dapat melakukan penghematan anggaran dengan cara :
-Menginap di rumah warga (melobi dengan harga yang wajar, karena kalau menyewa home stay akan terkena Rp.200.000/malam)
-Sediakan pemandu lokal supaya mendapat informasi dan tidak tersesat
-Apabila ingin melakukan aktivitas trekking dan wisata pantai, bekali dengan sepatu boot serta perlengkapan pantai
-Kamera Underwater (ini penting untuk mendokumentasikan keindahan laut saat snorkling/diving)
Lalu, untuk ke Pulau Mayo bagaimana?
-Dengan jalur darat melalui Pelabuhan Pototano, Sumbawa Barat, lalu lakukan perjalanan darat menuju Sumbawa Besar selama 2-3 jam sepanjang 93 Km.
-Sewa kendaraan umum dari Pelabuhan Pototano, gunakan bis umum dengan Rp.25.000/orang, dan dari Sumbawa Rp.4.000 untuk mencapai Muara Kali atau dermaga penyeberangan ke Pulau Mayo
-Dari Muara Kali ke Labuan Aji Rp.25.000 dan khusus kamis gratis!
-Ketahui jam berapa kapal rakyat tiba dan berangkat.
Tiba pukul 09.00 WITA dan berangkat jam 11.30 WITA.
-Menyewa sampan motor dari warga Muara Kali untuk menyerberang ke Pulau Mayo sebesar Rp.400.000-600.000
-Sewa speedboat dengan RP.3.000.000 pulang pergi.
Sumber :
Republika, Jelajah, Ahad, 22/6/2014 halaman 6 dan 7.
Pulau Moyo
- Penulis
- tyaseta
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 6 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: Liburan
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Reaksi Artikel
Bagikan respon Anda setelah membaca artikel ini.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Suka artikelnya?
Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.
Artikel Terkait
Lembaran Kegelisahan Hari Ini, Kumpulan Puisi
Empat puisi dalam Lembaran Kegelisahan Hari Ini membedah dinamika batin manusia dari sudut yang berbeda. Menambang Teori menyoroti pencarian pengetahuan, Telinga yang Gelisah mempertanyakan cara memahami realitas, Paradox Berdikari mengulas ketangguhan dan kemandirian, sedangkan Menyimpan Senyumanmu merekam jejak kenangan yang memberi kekuatan dalam menjalani kehidupan.
Merah Matahari #3
Tidak semua keraguan lahir dari kebohongan atau pertengkaran. Kadang, ia datang diam-diam lewat jeda yang terlalu panjang, suara yang terdengar berbeda, atau perasaan ganjil yang tak bisa dijelaskan. Dan malam itu, Senja mulai merasakannya.
Artikel Paling Direkomendasikan Pembaca
Artikel terpopuler berdasarkan jumlah pembaca dan reaksi positif komunitas.
