Lompat ke Konten Utama

Puisi: Cinta Dalam Angan

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
17 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Lamunan membawaku pada segenap khayalan. Angan-angan tentangmu merasuki jiwa. Sepenggal kisah tercipta, walau hanya bayangan semu. Kutatap semburat merah pagi, dengan kau di sisi. Kuhirup udara malam, dengan dekapanmu yang erat. Kulangkahkan kaki di bawah mentari, denganmu menuntunku. Bayang-bayang, begitu berkelebat seperti kenangan. Seperti ada kabut yang menghalangi, membuat semua menjadi buram. Oh, alangkah indahnya senja bersamamu. Oh, alangkah damai tidurku di sampingmu. Tapi itu hanya khayalan. Kau yang tak tahu siapa diriku, Sementara aku di sini menunggu penuh damba. Aku amat berharap Kita mengukir kisah bersama, Menjadikan pena sebagai pelukis warna cerita. Torehkan setiap alur Dengan kata-kata yang mengalir bagai air, Di atas kertas pena putih tak ternoda.

Telusuri juga tulisan menarik lainnya dalam topik puisi.

Kontribusi Tulisan: Punya gagasan, cerita, atau pengalaman inspiratif seputar disabilitas dan inklusi? Kami sangat senang mempublikasikan karya Anda! Kirimkan tulisan Anda ke email redaksi@kartunet.com. Panduan pengiriman selengkapnya dapat Anda pelajari di halaman Panduan Menulis.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.