Pengumuman Suara akan Ditiadakan di Bandara Juanda
- Penulis
- Dimas P. Muharam
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 4 kali dibaca
Kategori: Opini
SIDOARJO - Calon penumpang pesawat yang akan berangkat melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya seperti harus lebih disiplin untuk mengatur jam keberangkatan.
Pasalnya, mulai 1 Juni pengelola bandara meniadakan announcement bandara atau pemberitahuan jadwal penerbangan melalui pengeras suara di bandara, Rabu (21/5/2014).
Sebagai penggantinya, calon penumpang bisa melihat dan mengatur sendiri jadwal keberangkatannya melalui teks berjalan atau running text yang berada di dalam bandara.
Seluruh calon penumpang pesawat kini bisa langsung menuju ke pintu keberangkatan pesawat meski hanya melihat jam penerbangan dan daftar gate yang ada pada tiket pesawat.
General Manager Pt.Angkasa Pura 1 Surabaya, Trikora Harjo, mengatakan, announcement bandara ini sengaja ditiadakan sebagai upaya untuk menambah kenyamanan calon penumpang di bandara.
Ini disebabkan, kebisingan announcement bandara yang hampir setiap 2 menit selalu berbunyi menginformasikan jadwal penerbangan pesawat dinilai dapat mengganggu kenyamanan penumpang.
Untuk awalan, penghapusan program announcement bandara diberlakukan di terminal 1 dan terminal 2 Bandara Internasional Juanda Surabaya.
sumber: Okezone News
Tentang Penulis
Editor-in-chief Kartunet.com. Hobi baca, menulis, dan mendengarkan audiobook.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.