Lompat ke Konten Utama

Penggusuran Raibkan Prikemanusiaan

desur · · 1 menit baca

Kategori: KARFIKSI

Tag: puisi

Sehela pisau menabur luka, Sehela nafas menebar duka
Senyum melempar tangis, Sejengkal tanah menari-nari. Sijago merah melalap hati
Benarkah antara si kaya dan Sang miskin, Sejauh jarak Peluru dan Pistol
Cobalah mengerti hati kami yang dongkol Manatap ujung sepatumu yang tanpa sol

 

Meski di atas sampah kami terhanyut
Tak sekalipun mengusir nyamuk
Sehari saja kau datang menginjak
Gores tanganmu menusuk pinggang sampai ketiak

 

Tak ada guna kami berontak, Seraya nyamuk dilahap cecak
Nasib kami di atas metrai bercetak
Tergores tinta hitam yang pekat

Tentang Penulis

desur

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.