Manfaat Puasa
- Penulis
- tyaseta
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 3 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Setelah 30 hari berpuasa, Stephanie Roy merasakan perubahan pada tubuhnya, puasa bukan melemahkan, meskipun tidak makan dalam waktu hampir seharian. (Islam Digest halaman 20 Oase Republika Ahad, 6 April 2014).
Saya sendiri magnya berkurang drastis saat dulu SMA rutin melakukan puasa Senin dan Kamis.
Puasa juga menahan hawa nafsu untuk melirik ke lawan jenis, terutama pada saat berduaan dengan yang disukai. Kan jadi inget tuh "Oh iya ya, puasa,puasa", yah meskipun ga puasa tetep kudu jaga ya itu hati dan mata.
Selain itu, puasa dapat menyembuhkan penyakit kejiwaan (Disabilitas mental). Ini dapat dilihat disini.
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.