Lompat ke Konten Utama

Mama Andai Saja

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
1 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Tag: puisi

Mama,mengapa takdir membawa kami seperti ini?

Bukankah dulu mama dan papa bersatu karena adanya cinta?

Dan bukankah dulu mama dan papa juga saling menyayangi?

Mama, entah ke mana engkau

Mama entah di mana engkau

Mama, andai saja waktu dapat berkompromi

Maka aku ingin merubah segalanya

Aku ingin mama dan papa tetap utuh seperti yang dulu ada

Aku ingin papa dan mama tetap menjadi satu, sebagaimana dulu aku mengenal keluarga itu

Tapi apalah dayaku

Namun mungkin beginilah garis tangan yang telah Allah tetapkan dan tuliskan

Mama dan papa kini bukan lagi sepasang kekasih yang terikat dalam ikatan suci

Mama dan papa sekarang telah menjadi dua sosok yang jangankan tuk saling menyapa, mungkin saling melihat saja enggan

Jangankan tuk saling berkasih sayang, saling mengingat pun, telah mustahil

Mama, papa, andai kalian tahu betapa besarnya keinginan ini untuk mama dan papa

Mama, papa, andai waktu dapat kembali, aku ingin tak usah ada keluarga yang semacam ini

Apabila keluarga ini jua berujung kesedihan

Aku kini hanya berharap di manapun mama, mama selalu bahagia dengan pilihan hidup mama

Karena mama pastilah sayang padaku, walau dengan cara lain

Sabtu, 08/04/2017

Tentang Penulis

Andi Dzulfajrin Syam

Lelaki tunanetra lulusan S1 Hubungan Internasional, Universitas Brawijaya. Selain merintis dan memimpin Yayasan Gamara Inklusi, dia juga menjadi kontributor di beberapa media local dan nasional. Saat ini, dia tengah berjuang untuk mendapatkan LPDP jenjang S2.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.