Lompat ke Konten Utama

Kidung Gaza

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
33 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Unduh Artikel PDF

Berapa banyak lagi belati yang menghujam? Sampai kapan padik sayati relung jiwa? Bulir putih ini terlalu banyak yang terjatuh, Kadang membuat raga tak sanggup lagi untuk melaju. Tanpa disadari, napas kehidupan terus berjalan, Namun rasanya seperti melangkah menuju gerbang pintu larung yang dalam dan tiada akhir kedalamannya. Ya Allah. Tatkala pelangi terukir di bibirku, Sesungguhnya itu adalah kegetiran yang tersembunyi. Keindahan yang tampak justru menyimpan sejuta pahit di dalamnya. Jauh Tak terjangkau pandangan, Tak teraba dalam terang dan gelap. Ratusan purnama berlalu, Ribuan jam telah menjadi saksi Atas jatuhnya miliaran tetesan darah. Aku tak pernah tahu kapan akhirnya akan tiba. Ya Rabb, sudahi bilur ini.

Kontribusi Tulisan: Punya gagasan, cerita, atau pengalaman inspiratif seputar disabilitas dan inklusi? Kami sangat senang mempublikasikan karya Anda! Kirimkan tulisan Anda ke email redaksi@kartunet.com. Panduan pengiriman selengkapnya dapat Anda pelajari di halaman Panduan Menulis.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.