Lompat ke Konten Utama

Kidung Gaza

Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
26 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Unduh Artikel PDF

Berapa banyak lagi belati yang menghujam?

Sampai kapan padik sayati relung jiwa?

Bulir putih ini terlalu banyak yang terjatuh,

Kadang membuat raga tak sanggup lagi untuk melaju.

Tanpa disadari, napas kehidupan terus berjalan,

Namun rasanya seperti melangkah menuju gerbang pintu larung yang dalam dan tiada akhir kedalamannya.

Ya Allah.

Tatkala pelangi terukir di bibirku,

Sesungguhnya itu adalah kegetiran yang tersembunyi.

Keindahan yang tampak justru menyimpan sejuta pahit di dalamnya.

Jauh

Tak terjangkau pandangan,

Tak teraba dalam terang dan gelap.

Ratusan purnama berlalu,

Ribuan jam telah menjadi saksi

Atas jatuhnya miliaran tetesan darah.

Aku tak pernah tahu kapan akhirnya akan tiba.

Ya Rabb, sudahi bilur ini.

Tentang Penulis

nurulrahmah

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (1)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

  1. Dimas

    Bagus lanjutkan ya.

    Balas

Suka artikelnya?

Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.

WhatsApp X

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.