Bayam dan Daya Ingat
- Penulis
- HhendroUtomo
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 2 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Jakarta, Kartunet.com - Mungkin inilah salah satu mengapa popeye amat gemar melahap bayam. Sayuran hijau nan lezat ini bukan hanya mampu menopang daya tahan tubuh, namun juga bisa membantu memperbaiki daya ingat. Simak penelusuran kami tentang kehebatan bayam disini.
Mari perkuat konsentrasi Anda dengan solusi mudah dan murah melalui peranan bayam. Seperti yang kita ketahui gejala pikun atau demensia bukan hanya menyerang para lansia, tapi juga dapat menyerang semua orang di segala usia. Pada tingkat yang lebih memprihatinkan, gejala demensia ini bisa berujung pada keluhan penyakit Alzheimer yang konon amat populer di Amerika Serikat. Daya ingat yang menurun disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin C dan unsur beta karotin dalam tubuh. Para peneliti di Jerman sudah melakukan riset terhadap bahaya penyakit Alzheimer tersebut. Gejala kurangnya konsentrasi, keterbelakangan orientasi otak serta lonjakan oksigen karena stres merupakan beberapa gejala dan penyebab pikun. Para ahli pun menyarankan untuk rutin melahap sayuran yang kaya akan vitamin C, beta karotin dan sumber antioksidan tinggi seperti bayam, wortel, aprikot atau alpukat. Kebiasaan mengonsumsi bayam sudah dibuktikan kepada sejumlah relawan riset di Jerman yang diharuskan memakan bayam sedikitnya seporsi dalam sehari selama kurang dari sebulan. Hasilnya tingkat penurunan daya ingat dapat ditekan hingga 80 persen. Menakjubkan bukan? Bahaya Alzheimer pun bisa Anda cegah sedini mungkin dengan hal sederhana berikut ini. Biasakanlah meletakan benda yang telah dipakai ke tempatnya semula. Pola hidup disiplin ini ternyata juga bisa berdampak baik bagi kesehatan Anda dan keluarga tercinta. Mulai saat ini tidak ada ruginya melakukan pola hidup dan pola makan yang sehat untuk kesehatan Anda. Hendro
Kirimkan info dan pertanyaan Anda seputar kesehatan ke email : redaksi@kartunet.com
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Tunas yang Belum Selesai Tumbuh: Memaknai Hari Kebangkitan Nasional 2026 dari perspektif disabilitas
Memaknai momentum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 dari perspektif disabilitas. Apa bangsa ini memang sudah bangkit dari keterpurukan di bidang pendidikan dan hak-hak perempuan disabilitas
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.