Lompat ke Konten Utama

Akulah si Kerdil

Penulis
eka
Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
1 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: KARFIKSI

Tag: puisi

Hariku pucat pasi karena kasih tak lagi mewarnai

Harga diri  terlucuti oleh sorot mata penuh diskriminasi

Mimpiku mati suri tanpa kutahu kapan terbangun lagi

Nyali pun bersembunyi lihat diri tak lagi punyai arti

Aku nampak kerdil di antara hingar binger duniawi           

Tak tahu harus pergi atau tetap berdiam disini           

Kalimat itu tersaji kala kutanyai hati           

Namun tak berarti kubetah melebur dalam sunyi  ini           

Ingin hati berdiri lalu melangkah pasti

Berdendang lantunkan melodi bangunkan mimpi                 

Menyulam serpihan malam menjadi pagi yang berseri           

Melarung kepedihan ke tengah lautan tak bertepi

Namun apa yang terjadi?

Inginku tadi tak terbukti

Kaki tak mampu berlari bahkan tuk sekedar berdiri

Takdir seakan mengikatku disini

Membelengguku di ruang lembab tanpa terang penuhi isi

Entah kapan ku kan menepi tuk temui arti hidup ini

Tentang Penulis

eka

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.