Mudik, mudik ke kampung halaman mengunjungi keluarga dan sanak saudara adalah kebiasaan beberapa orang yang biasanya dilakukan saat menjelang Lebaran khususnya di Idul Fitri.
Kementrian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik pada tahun ini akan meningkat 6,99 % dari tahun lalu. Pada tahun 2013, jumlah pemudik sekitar 18,5 juta orang dengan jumlah kecelakaan 3.675 termasuk korban luka dan meninggal.
Berikut tips aman untuk mudik :
-Manfaatkan mudik gratis yang diselenggarakan beberapa perusahaan
-Perhatikanlah kondisi sarana transportasi yang dipergunakan
-Perhatikanlah infrastruktur jalan
-Berdoalah sebelum berangkat
-Manfaatkanlah fasilitas posko mudik bagi anda pengguna kendaraan pribadi
-Di tempat istirahat, lakukan olahraga kecil;, gerakan relaksasi khususnya di area kaki, tangan, leher; buang air kecil supaya tidak terjadi infeksi saluran kencing karena menahan buang air kecil
-Konsumsilah obat dari tanaman herbal untuk mencegah gangguan kesehatan saat mudik
-Perbanyaklah mengonsumsi air putih hal ini dikarenakan selama perjalanan pada siang hari, maka cairan tubuh banyak hilang
-Siapkan makanan ringan, buah yang dibawa dari rumah, hindarilah membeli di pinggir jalan karena kualitas kesehatan yang belum tentu terjaga
-Bawalah obat sederhana dan obat apabila anda adalah penyandang penyakit kronis seperti diabetes, asma, hipertensi, dll
-Bagi yang sedang berpuasa, usahakan mudik dilakukan setelah berbuka
-Pastikan pengemudi dalam keadaan prima
-Bawalah perlengkapan yang nyaman untuk menjaga kondisi fisik pengemudi agar tetap dapat berkonsentrasi dan nyaman
-Taati aturan lalu lintas
-Berbagilah jalan dengan pengguna lain
-Jangan terburu-buru saat mengemudi karena akan membuat emosi dan stres sehingga konsentrasi menurun dan kondisi fisik akan cepat lelah
-Aturlah pola anda saat mengendarai, sehari anda maksimal mengemudi selama 10 jam dengan setiap 2 jam perjalanan beristirahat selama 30 menit
Sumber :
Republika, Selasa, 22 Juli 2014
Tips Aman Mudik
- Penulis
- tyaseta
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 2 menit baca
- Jumlah pembaca
- 7 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Tag: Mudik-mudik
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Suka artikelnya?
Bantu sebarkan agar makin banyak orang mendapatkan manfaatnya.
Artikel Terkait
Solusi Jemput Bola dengan 'Guru Kunjung' dan Kejar Paket bagi Anak Disabilitas di Pelosok Negeri
Jarak dan hambatan fisik bukan lagi halangan bagi anak disabilitas untuk belajar! Pelajari solusi terbaru Kemendikdasmen melalui program Kejar Paket Inklusif dan metode "Guru Kunjung" (Home Visit) yang menjemput bola pendidikan langsung ke rumah anak disabilitas.
Mewujudkan '7 Pilar Akomodasi Layak' Lewat Modifikasi Kurikulum di Sekolah Inklusif
Menerima siswa disabilitas saja tidak cukup! Pelajari bagaimana sekolah inklusif wajib mewujudkan 7 Pilar Akomodasi Layak melalui strategi modifikasi kurikulum seperti eskalasi, simplikasi, hingga substitusi agar pembelajaran benar-benar tepat sasaran.