Lompat ke Konten Utama

Asal-Muasal Silaturahmi

Penulis
tyaseta
Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
2 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: Opini

Tag: kasih sayang

Silaturahmi berasal dari shilah (menghubung) dan rahim (kasih sayang/unconditional love).

Silaturahmi dilakukan dengan sesama mahkluk, baik sesama manusia (Hablumminannas), binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda mati.

Hadist Nabi dalam kalimat pendek dimana individu maupun anggota masyarakat yang bersilaturahmi akan memperpanjang umur, memperbanyak rezeki.

Sulaiman AS bersahabat dengan burung, ikan liar, binatang, angin, jin dan malaikat serta saling membantu dalam menyelesaikan masalah dan tantangan yang dihadapi.

Rabi'ah al Adawiyah yang merupakan seorang sufi wanita bersahabat dengan binatang buas dan burung liar.

Rasulullahpun bersahabat bahkan memberi nama terhadap binatang (unta, kuda) dan peralatan (cangkir, sisir). Beliau mengajarkan memberi salam ke rumah kosong dan kuburan.

Silarahmipun tidak terputus sekalipun individu sudah wafat, dalam banayak hadis menganjurkan untuk mendoakan orang yang sudah wafat.

Sumber : Khazanah Ramadhan, Republika, Jumat, 25 Juli 2014

Selain itu, orang-orang yang memutus silaturahmi karena marah, benci, malas, sakit hati atau apapun alasannya akan terkena hukum. Ada hadist yang menyatakan bahwa barang siapa yang memutus silaturahmi, maka kuburnya akan dipersempit.

Tentang Penulis

tyaseta

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.