Lompat ke Konten Utama

Mengenal Disabilitas Mental Lainnya: Autis

Penulis
tyaseta
Tanggal terbit
Estimasi waktu baca
1 menit baca
Jumlah pembaca
16 kali dibaca
WhatsApp X

Kategori: Isu Disabilitas

Individu yang baru bertemu anak autis kerap menjauh atau mengusirnya dengan menganggap mereka sebagai penganggu dan tidak nyambung. Namun, bila orang yang sudah sangat mengenal A sebagai remaja yang lucu, menyenangkan, dan sangat pintar. A menyandang autistik dalam spektrum yang paling parah, ia kesulitan dalam menjalin komunikasi secara bermakna, butuh waktu luang untuk mengenalnya dan berada di sekitarnya. Autisme mempengaruhi cara kerja otak dan tubuh seseorang. Mereka akan kesulitan berbicara, membuat suara aneh, atau malah tidak berbicara sama sekali. Sekitar 25% orang yang didiagnosa autis tidak memiliki kemampuan verbal, namun ada yang dapat berkomunikasi melalui tulisan, bahasa isyarat, atau kartu bergambar. Orang autisme ada yang sering mengepakkan tangan, berputar-putar, mengucapkan atau melakukan aktivitas berulang, namun ada pula yang selalu duduk diam dan menghindari tatapan orang. Lydia Brown yang merupakan mahasiswi baru di Georgetown University yang menyandang autisme berkata "Mereka memang memiliki kendala komunikasi dan sulit menjalin komunikasi dan sulit menjalin interaksi sosial, tetapi mereka memiliki keinginan untuk berteman. Daftar pustaka : Leisure, Suplemen Repbulika, halaman 0, Edisi Selasa, 15 April 2014

Telusuri juga tulisan menarik lainnya dalam topik disabilitas psikososial.

Kontribusi Tulisan: Punya gagasan, cerita, atau pengalaman inspiratif seputar disabilitas dan inklusi? Kami sangat senang mempublikasikan karya Anda! Kirimkan tulisan Anda ke email redaksi@kartunet.com. Panduan pengiriman selengkapnya dapat Anda pelajari di halaman Panduan Menulis.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.