HATI-HATI DENGAN ANCAMAN MERS-COV
- Penulis
- irfan
- Tanggal terbit
- Estimasi waktu baca
- 1 menit baca
- Jumlah pembaca
- 2 kali dibaca
Kategori: Info & Peluang
Pemanasan global menyebabkan perubahan iklim yang ekstrim. Hal itu berdampak pada ketahanan tubuh kita. Flu, batuk dan penyakit pernapasan menjadi ancaman yang paling sering ditemui pada pemanasan global saat ini. Makanlah dengan teratur dan pola makan yang benar akan sangat membantu kita dalam mencegah datangnya penyakit. Selain makan-makanan yang sehat, konsumsi buah-buahan dan minum air putih secukupnya atau lebih setiap harinya juga langkah murah untuk mencegah penyakit yang bisa kapan saja menyerang kita.
Namun, berhati-hatilah atau segera periksakan ke rumah sakit apabila ada gangguan pernapasan yang anda alami. Baru-baru ini di United State of America ditemukan penyakit 'mers-coV' yang terjangkit pada wisatawanya sepulang dari Arab Saudi. mers-coV adalah middle east respiratory syndrome corona virus dikenal dengan 'mers'. Penyakit mers disebabkan oleh corona virus yang menyerang sistem pernapasan, dan penyakit ini ditemukan pertama kali pada tahun 2012 di Arab Saudi. Gejala orang yang menderita mers ditandai dengan: demam, batuk, dan sesak napas. Menurut laporan CDC sekitar 30 persen dari penderita 'mers' berujung pada kematian. Penyebaran virus terjadi melalui kontak langsung dengan si penderita yang akut. Namun, sejauh ini situasinya masih dalam penelitian. Mers menyebar di kawasan timur tengah, di beberapa negara eropa, dan Peninsula.
Sumber: centers for disease control
Tentang Penulis
Bio penulis belum tersedia.
Komentar (0)
Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Artikel Terkait
Belajar dari Certificate of Visual Impairment untuk Tata Kelola Layanan Disabilitas di Inggris
Birokrasi layanan disabilitas di Indonesia masih rumit dan sering kali salah sasaran. Pelajari bagaimana sistem Certificate of Visual Impairment (CVI) di Inggris mengintegrasikan data rumah sakit langsung ke layanan sosial, dan mengapa sistem ini penting diadopsi untuk memperbaiki pendataan disabilitas (DTKS) di Indonesia.
Pentingnya Profesi Pendamping Klinik Mata (ECLO): Menjembatani Pasien Tunanetra dari Rumah Sakit ke Layanan Sosial
Setelah didiagnosa kehilangan penglihatan, pasien kerap bingung mencari rehabilitasi. Kenali profesi Eye Clinic Liaison Officer (ECLO) dari sistem CVI Inggris yang bertugas menjembatani medis dan layanan sosial, serta pentingnya adaptasi peran ini di rumah sakit Indonesia.