Lompat ke Konten Utama

BULAN RAMADHAN

reni wulandari kurniawati · · 2 menit baca

Kategori: KARFIKSI

Tag: cerita lucu

Percakapan dua laki-laki yang sedang berbicara tentang Puasa.

Soleh: “Tet, kenapa kamu gak pernah puasa?”

Kuntet: “Ya...biarin aja gimana saya! Apa urusan kamu?”

Soleh: “Istigfar, Tet! Dosa! Kamu kan sudah dewasa, masa gak puasa?”

Kuntet: “Heueuh...saya juga tahu! Tapi gimana saya bisa puasa? Semua keluarga saya gak puasa?”

Soleh: “Ah, bercanda ya!”

Kuntet: “Yeuh mau nya! Emang saya kalau puasa kuat-kuat aja.”

Soleh: “Ya bagus dong! Gimana tipsnya?”

Kuntet: “Saya sahurnya dua kali.”

Soleh: “Apa? Dua kali? Kok bisa?”

Kuntet: “Sebelum subuh sekali. Siang satu kali lagi.”

Soleh: “Subhanallah. . .”

Kuntet: “Kalau Kakek saya, tengah hari suka jalan-jalan sendiri.”

Soleh: “Kenapa kakek kamu? Kuatnya di cuaca panas, jalan-jalan?”

Kuntet: “Habis...jalan-jalannya sambil duduk di penjual cendol, jadi gak akan kepanasan.”

Soleh: “Astagfirullahalazim!!! Emangnya nenek kamu gak nasehatin gitu?”

Kuntet: “Nenek saya orangnya gampang kasihan.”

Soleh: “Kasihan ke siapa?”

Kuntet: “Ya...ke penjual cendolnya, gak ada yang beli!”

Soleh: “Ah kalau gitu saya mau ikutan ah!”

Kuntet: “Gak boleh dong!”

Soleh: “Kenapa gak boleh?”

Kuntet: “Nanti apa alasan kamu?”

Soleh: “SAKIT”

Kuntet: “Ketahuan dong! Kamu kan suka main tiap malam.”

Soleh: “Bilang aja kalau malem sudah sembuh sakitnya.”

Kuntet: “Kirain teh kamu soleh seperti namanya, ternyata lebih gila dari pada saya.”

Soleh: “Kan kamu yang ajarin.”

Kuntet langsung nangis bahagia karena bangga kamu bisa ngajarin anak soleh. (loch!!!)

 

penulis: Reny wulandari

Tentang Penulis

reni wulandari kurniawati

Bio penulis belum tersedia.

Komentar (0)

Bagikan pendapat Anda lewat kolom komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berlangganan Newsletter

Dapatkan info terbaru dari Kartunet langsung ke email Anda.

Kami hanya mengirim informasi penting dan Anda bisa berhenti kapan saja.