untuk kekasih hatiku

1 reply [Last post]
Offline
Joined: 12/12/2009

Cuma sebuah puisi, yang akan kuberikan pada seorang kekasih di ujung tandu matahari

Masih di riang gerimis anak-anak pelangi itu mengukir silembar Grisella
masih di kehitaman batu pualam ratu intan manikam bertahta
benang-benang jamrud melambai melingkari sabda buana taman segara Firda

jernih selaksa mata biru sepelupuk banyu
ingkarkan semesta dahaga
tak lepas ubun-ubun menerawang hingga ke istana kejora.
Rinai pelangi itu usai bercengkrama
jemari salju terhenti menyulam permadaninya
dan butir-butir yang jatuh tambahkan suasana syahdu.
Yang terkasih terpana di ayunan bulu-bulu mata
pesona sang penguasa tak hirau dipandangi jua
Bila hati tela tertambat meski dibenamkan bara
dan anak-anak pedu telah tertanam raksa panas berkerak hingga ke pembuluh azab
sementara bulir -bulir buah kerinduan ditelan tersekat di kerongkongan.
yang terkasih kulihat kau di kejauhan
menari di batas udara sakral menabur alam.
menyanjung cinta mencemburui sang mahkota gemerlapan.

Offline
Joined: 01/10/2010

owch, so sweat,

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Insert an image: [photo=image]id=55[/photo], Insert multiple images: [photo=image]id=55,56,57,58[/photo], Insert album: [photo=album]id=10[/photo].

More information about formatting options

CAPTCHA
Masukan kode yang tertera pada gambar untuk memastikan anda bukan spammers

Copyright © Kartunet Group Indonesia January 19th, 2006 - 2010 All Rights Reserved
Web Design